
Sekolah Tinggi Agama Islam KH. Zainuddin Mojosari (STAIZ) atau lebih tepatnya Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) baru-baru ini sukses menggelar seminar kurikulum merdeka yang dihadiri oleh para tenaga pendidik, mahasiswa, serta tokoh pendidikan. Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep kurikulum merdeka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kurikulum ini menekankan pada Merdeka Belajar yang berpusat pada peserta didik.
Seminar ini menghadirkan narasumber kompeten di bidang pendidikan, termasuk Dr. Inchinia Angger Rowin, S.Fil.I, M.Pd.I., seorang ahli kurikulum yang berpengalaman. Para peserta mendapatkan materi yang sangat relevan, mulai dari filosofi kurikulum merdeka, prinsip-prinsip pembelajaran yang fleksibel, hingga strategi implementasi di tingkat satuan pendidikan. Diskusi aktif dan sesi tanya jawab yang interaktif membuat peserta semakin antusias memahami kurikulum baru ini.
Dalam paparannya, Dr. Inchinia Angger Rowin, S.Fil.I, M.Pd.I., menjelaskan bahwa kurikulum merdeka memberikan otonomi kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Hal ini tentu menjadi peluang besar untuk menciptakan pembelajaran yang relevan dan bermakna. Namun, tantangan seperti perubahan mindset dan peningkatan kompetensi guru juga perlu diantisipasi.
Ketua STAIZ, Gus Ahmad Fatih Al Faiz Binashrillah, Lc., M.Ag., menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung implementasi kurikulum merdeka. STAIZ telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari pelatihan intensif bagi guru, penyediaan sumber belajar yang memadai, hingga evaluasi berkala untuk memastikan implementasi berjalan efektif.
Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas
Seminar ini menjadi momentum penting bagi Prodi PGMI untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui kolaborasi yang baik antara tenaga pendidik, mahasiswa, dan seluruh stakeholder, Prodi PGMI yakin dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi, sesuai dengan tuntutan zaman.